Lagi, Disidikbud Kukar Gelar Peningkatan Kompetensi Guru Melalui MGMP Bahasa Indonesia

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Agar kompetensi guru Bahasa Indonesia meningkat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru tingkat satuan pendidikan SMP melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (13/6/2024).

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 200 guru Bahasa Indonesia jenjang SMP dari 18 UPTD Pendidikan se Kukar. Peningkatan kompetensi itu sangat penting untuk dilaksanakan, sebab bagian dari meningkatkan mutu pendidikan di Kukar khususnya jenjang SMP.

 

"Tujuan dari kegiatan itu ialah, untuk meningkatkan kompetensi para guru Bahasa Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan," Kata Kepala Disdikbud Kukar Tauhid Afrilian Noor melalui Analisis Kebijakan Ahli Muda Bidang Kurikulum Disdikbud Kukar, Baharuddin kepada media.

 

Dengan adanya peningkatan kompetensi itu, para guru harus dapat mengimplementasikan ilmu di sekolahnya masing masing. Untuk dapat mengimplementasikan ilmu tersebut, para guru harus mengikuti dengan serius dan memahami selama kegiatan berlangsung, agar bisa menambah ilmu atau wawasannya.

 

"Peserta yang mengikuti harus serius mengikuti kegiatan ini, agar ilmunya bisa diimplementasikan," ucapnya.

 

Pihaknya komitmen terus meningkatkan kapasitas guru, baik itu jenjang tingkat PAUD, SD, maupun SMP. Hal ini untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas mulai dari guru hingga peserta didik.

 

"Ini semua upaya pemerintah daerah, untuk menuju guru yang kreatif dan inovatif," sebutnya.

 

Hal itu juga bagian dari implementasi visi dan misi Bupati Kukar. Sementara Disdikbud Kukar meminta kepada seluruh guru, agar dapat memahami perkembangan teknologi sebagai metode pembelajaran termasuk penggunaan IT.

 

"Guru harus bisa menggunakan laptop dan sebagainya," ujarnya.

 

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini mampu mencetak generasi Kukar lebih baik. Sehingga memiliki daya saing dengan SDM luar dalam menghadapi Ibu Kota Nusantara (IKN). (adv/riz)